Menggala- Pada tanggal 16 Desember 2019 Sosialisasi Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif lainya dilaksanakan bertempat dibalai Kampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang, dimulai pada Pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai, acara yang dihadiri oleh Kepala Kampung Menggala, Camat Menggala Timur Bapak Akhmad Rozi,S.E, Ketua BPK Kampung Menggala, Ketua LPM Kampung Menggala, Pendamping Lokal Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, Pemuda Karang Taruna Serta Kasi dan kaur serta staf, dan adik – adik Pelajar yang berada di wilayah Kampung Menggala, Sosialiasasi ini akan diisi oleh berbagai pemateri yang pertama yaitu Kepala DPMK/K Bapak Yen Dahren Sebagai pemateri, yang kedua dari dinas kesehatan Kabupaten Tulang Bawang, yang ke tiga yaitu berasal dari Sat Res Narkoba Polres Tulang Bawang Bripka Tomi Kusumatama, pemateri yang terakhir yaitu dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu realisasi Dana Desa tahap III 2019.

Camat Menggala Timur Bapak Akhmad Rozi,S.E (tengah), Kepala dinas DPMPK/K Bapak Yen Dahren (kanan), Kiri Kepala Kampung Menggala Hi.Bambang Sumantri.AP (kiri) saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. (16/12/2019 foto: Derimrd)
cara yang dimulai dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan dilanjutkan dengan menyanyikan mars revolusi mental dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Bapak Yeri Warlika,S.Pd, dimana dalam sambutanya ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang meningalkan pekerjaan nya demi menghadiri acara hari ini, untuk adik – adik semua terima kasih atas semangat nya yang luar biasa sehinga mau hadir di balai Kampung Menggala ini, saya mohon maaf apabila dalam penyambutan dan hidangan kami bila tidak sesuai dihati dan keinginan seluruh tamu undangan saya mohon maaf, “saya berharap seluruh audien bisa menyimak dan memahami seluruh penyampaian pemateri tentang bahaya narkoba dan zat adiktif lainya” ungkap Yeri Warlika.
sambutan Kedua yang mana di sampaikan oleh Kepala Kampung Menggala Hi.Bambang Sumantri.AP beliau berpesan kepada generasi muda agar jangan terlibat atau sampai memakai barang haram itu dengan dalih – dalih karna biar gaul dan semacamnya,karna generasi muda sangat rentan sekali terpengaruh ” kalian adalah penerus bangsa ini kalian ini lah yang akan menggantikan kami semua menjadi pemimpin Negara ini, negera ini tergantung para pemuda nya, jauhi lah Narkoba jangan pernah dekati Narkoba, maka hidup kita akan bahagia” tutur Hi.Bambang Sumantri.AP.
selanjutnya sambutan dari Camat Menggala Timur bapak Akhmad Rozi,S.E sekaligus secara langsung Membuka acara dan diakhiri dengan Pembacaan doa yang di imami oleh bapak Farizal.
acara inti yaitu penyampaian materi mengenai Prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 Permendesa PDTT no 11 tahun 2019, yang di sampaikan langsung Kepala DPMK/K Bapak Yen Dahren, dalam penyampaian nya beliau menyingung ke masalah penggunaan dana Desa dimana penggunaan Dana Desa bisa digunakan pula untuk Kampung mengangarkan sosialisasi seperti ini karna ini sangat penting guna menambah pemahaman dan ilmu masyarakat serta generasi muda.
sedangkan pemateri dari dinas Kesehatan dan Sat Res Narkoba Polres Tulang Bawang membahas tentang macam macam Napza bahaya dan dampak nya serta ciri-ciri pemakai serta ruang lingkup dan undang – undang tentang Narkotika, upaya- upaya yang dilakukan oleh Polres Tulang Bawang dalam penangulangan masalah Narkoba, sudah lah sangat luar biasa melakukan penyuluhan kepada pelajar mahasiswa, pemasangan baner dan lain – lain.
Pencegahan dengan melakuakan razia ditempat hiburan dan tempat – tempat lainya yang dicurigai sebagai tempat nya peredaran narkoba dengan selalu melibatkan masyarakat.
dalam pemeberantasan peredaran Narkoba di indonesia tidak serta merta hanya tugas BNN dan Polisi saja tapi ini adalah tugas kita bersama dalam menangulangi dan membasmi narkoba dari di tanah air, karna indonesia sudah darurat narkoba” ungkap Pak Fathir perwakilan dari BNN Provinsi Lampung dalam Penyampaian materi”, bahwasanya pernah kami melakukan penagkapan terhadap bandar narkoba yang berasal dari anak-anak usut punya usut ternyata bapak nya adalah bandar besar ia memanfaatkan anak nya untuk menjalani pekerjaan haram ini (dri).